(0741) 60825.
sisteminformasi@umjambi.ac.id

JAMBI 27 Juni 2026 – Fakultas Sains, Teknologi, dan Kesehatan (SAINTEKES) Universitas Muhammadiyah UM Jambi melalui Program Studi Informatika dan Sistem Informasi sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "Disabilitas Berkarya melalui Pelatihan Desain Grafis". Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk nyata dukungan kampus terhadap pemberdayaan teman-teman disabilitas di Kota Jambi.


Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer Lantai 5 ini diikuti dengan antusias oleh puluhan anggota komunitas Swagabilitas Jambi. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali keterampilan praktis dalam bidang desain grafis, mulai dari pengenalan perangkat lunak desain hingga teknik dasar pembuatan konten kreatif yang memiliki nilai ekonomi.


Dosen dan Mahasiswa Berkolaborasi


Dalam kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kaprodi dan Sekretaris Prodi Informatika dan Sistem Informasi, juga berperan sebagai mentor utama, dibantu oleh dosen serta para mahasiswa yang bertindak sebagai tutor pendamping. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta mendapatkan bimbingan yang personal dan intensif, sehingga materi yang disampaikan dapat diserap dengan maksimal.


Dekan Fakultas SAINTEKES mengungkapkan bahwa pemilihan tema pelatihan desain grafis didasarkan pada potensi ekonomi digital yang kian berkembang. "Kami ingin memberikan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Harapannya, teman-teman dari Swagabilitas Jambi tidak hanya mampu berkarya, tetapi juga dapat membuka peluang usaha mandiri melalui keahlian desain yang telah dipelajari," ujarnya yang juga turut hadir pada pelaksanaan kegiatan.


Penandatanganan IA sebagai Wujud Komitmen Berkelanjutan


Puncak dari rangkaian kegiatan pengabdian ini ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi Informatika dan Sistem Informasi dengan komunitas Swagabilitas Jambi.


Penandatanganan dokumen kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program. Dengan adanya IA, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dalam berbagai bidang di masa depan, baik dalam bentuk pelatihan lanjutan, pendampingan pengembangan produk, maupun kolaborasi berbasis teknologi lainnya.


Ketua Komunitas Swagabilitas Jambi menyambut baik kerja sama ini. "Kami sangat berterima kasih kepada UM Jambi. Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi kami bahwa disabilitas bukanlah penghalang untuk tetap berkarya dan berdaya di dunia digital. Adanya penandatanganan IA ini menjadi bukti bahwa sinergi ini akan terus berlanjut," ungkapnya.


Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi civitas akademika UM Jambi untuk terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, sekaligus mewujudkan kampus yang inklusif dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat.